5 Tips Memilih Pembalut Wanita yang Tepat

Meski terlihat sederhana dan mudah untuk dipraktikkan, memilih pembalut wanita yang berkualitas nyatanya tidak semudah itu. Kamu perlu untuk mempertimbangkan berbagai hal untuk meningkatkan rasa aman dan nyaman ketika menstruasi. Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa kamu ikuti untuk memilih pembalut yang baik.

1. Pahami Kulitmu

Faktanya, setiap orang itu unik, termasuk jenis kulitnya. Kamu harus tahu tipe kulit seperti apa yang kamu miliki. Hal ini untuk mengetahui tingkat sensitivitas kulit kamu dan mengurangi risiko infeksi di masa mendatang.

Pada umumnya, kulit paha bagian dalam dan daerah bagian bawah manusia cenderung sensitif dan harus selalu diberi ruang untuk bernapas, terutama ketika kamu sedang menstruasi dan memiliki banyak aktivitas yang harus dilakukan.

Oleh karena itu, kamu perlu untuk memilih pembalut wanita yang memiliki bantal lembut dengan daya serap tinggi yang membuat kulitmu lebih leluasa untuk bernapas. Pembalut semacam ini juga dapat menghindari tumpahan, lho! Jadi, kamu akan lebih merasa aman dan nyaman ketika beraktivitas.

2. Ketahui Aliranmu

Sebagian besar wanita memiliki aliran yang berbeda pada hari yang berbeda pula. Banyak wanita yang memiliki aliran lebih deras pada hari pertama dan hari kedua. Namun, ada juga wanita yang memiliki aliran deras pada hari ketiga dan keempat.

Hal ini membuat kamu harus lebih teliti lagi untuk menentukan ukuran pembalut wanita yang kamu pakai agar tetap merasa nyaman ketika beraktivitas.

Saat ini, telah tersedia berbagai macam pembalut wanita dengan ukuran yang variatif di pasaran. Beberapa perusahaan telah meluncurkan pembalut wanita dengan ukuran yang beragam, mulai dari ukuran S, M, L, XL, dan XXL. Perusahaan juga telah menyediakan deskripsi produk, termasuk ukuran pembalut dalam inchi atau cm, dengan detail.

Beragamnya pilihan ukuran pada pembalut wanita ini akan membuat kamu dapat memakai produk pembalut wanita sesuai dengan keinginan dan aliranmu. Oleh karena itu, pastikan kamu mendapatkan produk yang sesuai, ya!

3. Pilih Produk yang Terstandarisasi

Saat ini, banyak produk pembalut wanita yang dinilai kurang aman bagi beberapa ahli. Oleh karena itu, kamu perlu jeli ketika memilih produk pembalut sebelum membelinya. Hal ini bertujuan untuk mengurangi risiko terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan di masa depan. Periksa dengan baik setiap produk yang akan kamu beli, ya!

4. Pilih Produk dengan Bahan Berkualitas

Pada umumnya, pembalut yang baik dan berkualitas memiliki bahan utama kapas. Pembalut yang terbuat dari kapas akan membantu kulitmu bernapas dengan lebih baik. Selain itu, material kapas yang lembut dan berkualitas akan membuatmu merasa nyaman dan terhindar dari risiko iritasi dan infeksi.

5. Pilih Produk dengan Daya Serap Maksimal

Salah satu hal yang perlu kamu pertimbangkan ketika memilih produk pembalut wanita adalah tingkat daya serap dari produk tersebut. Kamu perlu memperhatikan apakah produk tersebut dapat menyerap darah dengan jumlah yang banyak dalam waktu singkat atau malah sebaliknya.

Selain itu, pembalut wanita yang memiliki daya serap tinggi juga mampu untuk mengunci darah di bagian inti atau tengah pembalut, mengurangi kemungkinan risiko aliran balik saat duduk atau tidur, dan lain sebagainya.

Meski sederhana, cara-cara tersebut dapat membantu kamu untuk memilih pembalut yang berkualitas. Bagaimana? Sudah siap memilih pembalut wanita yang sesuai dengan dirimu? Jangan lupa ikuti tips di atas, ya!

Minum Soda Saat Haid, Boleh atau Tidak?

Wanita memiliki beberapa pantangan selama menstruasi berlangsung, salah satunya adalah aturan mengkonsumsi makanan atau minuman tertentu. Tidak semua jenis makanan atau minuman bisa sembarangan wanita haid konsumsi.

Minuman soda saat haid merupakan salah satu minuman yang tidak boleh. Wah, kenapa ya? Cari tahu ulasan lengkapnya di bawah ini yuk!

Apakah boleh minum soda selama haid?

Minuman bersoda dikenal sebagai minuman air berkarbonasi atau jenis minuman yang telah diresapi oleh gas karbon dioksida dengan kandungan gula, asam nitrat, dan jenis pemanis buatan meliputi sirup jagung fruktosa.

Kandungan di atas sebenarnya membawa dampak tertentu bagi wanita haid yaitu memperparah gejala nyeri haid yang biasa terjadi saat awal-awal menstruasi datang. Meski begitu, minum minuman bersoda bukan berarti mutlak dilarang. Namun sebaiknya tidak mengkonsumsi minuman bersoda agar kram perut tidak semakin parah.

Selain itu, di dalam minuman bersoda juga terdapat kafein yang menyebabkan penyempitan pembuluh darah. Aktivitas tersebut membawa efek samping pada wanita haid yaitu kram perut yang menjadi-jadi, detak jantung meningkat, dan risiko tekanan darah. 

Minuman soda pelancar haid

Ada mitos di masyarakat bahwa minuman soda pelancar haid. Padahal minuman soda justru tidak dianjurkan dikonsumsi selama haid. 

Menurut peneliti, anak-anak yang mengkonsumsi makanan atau minuman manis-manis lebih awal akan mempercepat masa pubertas datang. Anak-anak akan mengalami masa pubertas tiga bulan lebih cepat dari usia anak-anak pada umumnya. Informasi inilah yang menyebabkan sebagian masyarakat percaya bahwa minuman bersoda bisa memperlancar haid. 

Meskipun begitu, mempercepat masa pubertas bukan berarti bisa memperlancar masa menstruasi. Padahal minum minuman bersoda saat haid justru menimbulkan gejala nyeri haid lebih parah.

Apakah minum soda saat haid berbahaya?

Minum minuman bersoda selama menstruasi berlangsung sebenarnya tidak bahaya. Namun, wanita haid tidak dianjurkan minum minuman bersoda untuk menghindari gejala nyeri haid yang makin parah.

Kandungan gula dan kafein yang tinggi pada minuman bersoda adalah faktor utama kenapa minuman bersoda dilarang dikonsumsi. Sebaiknya kamu minum air putih secukupnya untuk meredakan gejala nyeri haid.

Minuman yang sebaiknya dikonsumsi selama haid

Jika kamu ingin minum minuman bersoda, minumlah sekali-sekali saja. Namun alangkah baik jika kamu minum minuman di bawah ini agar hari-harimu tetap menyenangkan tanpa ada gangguan nyeri haid.

  • Air putih atau air mineral
  • Jus buah
  • Minuman herbal

Selain mengkonsumsi minuman sehat, kamu juga bisa menerapkan berbagai aktivitas berikut ini:

  • Rutin olahraga
  • Melakukan yoga
  • Menjaga berat badan ideal
  • Konsumsi vitamin B dan D 

Nah, sekarang kamu sudah tahu alasan dibalik minuman soda tidak dianjurkan selama haid. Minumlah minuman yang sehat seperti yang disebutkan di atas agar nyeri perut tidak menjadi-jadi.

Beberapa Makanan yang Tidak Boleh Dimakan Saat Haid

Ketika perempuan haid, ada beberapa makanan yang tidak boleh dimakan saat haid. Hal ini dikarenakan apabila beberapa makanan ini dimakan saat haid, maka akan memperparah nyeri yang dialami perempuan. 

Lalu, sebenarnya apa saja makanan yang tidak boleh kamu makan saat haid? Berikut ini adalah beberapa makanannya.

Lemak

Makanan yang berlemak sebaiknya dihindari ketika dalam masa menstruasi. Hal ini dikarenakan mekanan yang berlemak dapat menyebabkan perut kembung dan akan menganggumu ketika haid. Oleh karena itu, sebaiknya hindari makanan yang berlemak ketika mengalami haid.

Kafein

Makanan atau minuman yang mengandung kafein sebaiknya jangan dikonsumsi ketika sedang berada dalam masa haid. Hal ini dikarenakan ketika mengonsumsi kafein, kamu akan merasakan rasa gelisah, cemas, dan insomnia. Perasaan-perasaan ini membuat mood akan lebih jelek dan memicu perasaan ingin makan lebih banyak lagi.

Kandungan kafein juga bisa meningkatkan asam lambung yang memicu penyakit maag. Apabila mengalami penyakit maag, tubuhmu akan lebih merasa sakit lagi apalagi ketika haid.

Garam

Mengonsumsi garam dengan kandungan yang tinggi juga sebaiknya diindari ketika haid. Hal ini bertujuan agar kamu terhindar dari kembung dan berkumpulnya cairan yang ada di pembuluh darah.

Alkohol

Selain memang memberi dampak negatif kepada tubuh, meminum minuman beralkohol juga dapat memberikan dampak negatif jika dikonsumsi saat haid. Hal ini dikarenakan dengan mengonsumsi alkohol akan menyebabkan penurunan kadar gula darah.

Penurunan kadar gula darah dalam tubuh dapat memicu perasaan lebih sensitif, seperti mudah marah, kelelahan, gelisah, dan bisa menyebabkan sakit kepala.

Makanan Pedas

Makanan yang pedas ternyata termasuk dalam makanan yang tidak boleh dimakan saat haid. Kamu sebaiknya menghindari makanan pedas ketika mengalami haid. Hal ini dikarenakan mengonsumsi makanan pedas bisa membuat kamu mengalami diare dan sakit perut yang justru akan memperparah nyeri pada saat haid.

Tips Mengonsumsi Makanan yang Sehat ketika Haid

Supaya tubuh tetap sehat meskipun sedang dalam kondisi haid, ada beberapa tips yang bisa Kamu lakukan sebagai berikut:

  • Cukup minum air putih setiap hari agar tubuh terhindar dari dehidrasi.
  • Perbanyak asupan makanan yang memiliki kandungan serat tinggi, seperti sayur, buah, kacang-kacangan, dan gandum utuh.
  • Mengonsumsi makanan yang memiliki protein tinggi, seperti daging ayam. Protein dapat membantu tubuh kamu lebih sehat dan tetap merasa kenyang.
  • Mengonsumsi cokelat hitam juga bisa menjadi solusi untuk mengurangi gejala PMS. Hal ini dikarenakan cokelat hitam memiliki kandungan magnesium.
  • Mengonsumsi jahe memberikan banyak dampak positif kepada tubuh. Salah satunya adalah dapat mengurangi rasa mual.
  • Dalam sebuah studi menyebutkan bahwa mengonsumsi teh peppermint dapat mengurangi gejala PMS pada perempuan, seperti mual, kram, dan diare.

Selain beberapa tips di atas yang dapat kamu lakukan, kamu juga disarankan untuk berolahraga secara rutin. Olahraga secara rutin bisa meredakan nyeri ketika mengalami haid.

Selain itu, ketika mengalami masa haid, kamu akan mengalami peningkatan nafsu makan. Hal itu sangat wajar terjadi, tetapi kamu harus tetap mengusahakan untuk bisa mengontrol makanan yang dikonsumsi dan usahakan untuk mengonsumsi makanan yang sehat.

Demkian adalah beberapa makanan yang tidak boleh dimakan saat haid karena akan memicu nyeri pada haid yang lebih parah lagi. Semoga artikel ini bisa membantu kamu khususnya para perempuan yang sedang mengalami haid dan ingin mengetahui apa saja makanan yang harus dihindari ketika haid agar rasa nyeri yang muncul tidak tambah parah lagi.